Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat mendadak memerah
hari ini. Suasana warga nan riang gembira amat terasa di depan panggung
serba PDI Perjuangan.
Lagu demi lagu bernada cepat diputar. Peserta yang menunggu acara jalan
santai dimulai, mengacungkan dua jari tangan ke atas sembari berjoget.
Sekira pukul 07.20 WIB, dua anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan, Erico Sutarduga dan Ichsan Soelistio tiba. Warga berlomba-lomba untuk minta foto bersama. "Sabar, tamu utama kita belum datang. Nanti ada pak Djarot," ucap Erico tersenyum walau tampak kewalahan memenuhi permintaan warga, Minggu 5 Februari 2017.
Benar saja, kurang dari pukul 08.00 WIB, calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat datang. "Pak Djarot! Pak Djarot!" teriak warga. Djarot yang naik ke atas panggung langsung berkata, "Saya ke sini bukan kampanye ya. Saya ke sini buat buka acara PDI Perjuangan."
Djarot menjelaskan, acara yang diselenggarakan dalam rangka ulang tahun ke-44 PDI Perjuangan. Sebagai Ketua DPP Bidang Keorganisasian, Djarot berpesan agar seluruh kader tetap menjaga persatuan walau identitas berbeda.
"Kita semua bersaudara, satu bangsa satu tanah air. Tidak membeda-bedakan satu sama lain. Kita harus bersatu," kata Djarot. Tidak hanya berpesan untuk menjaga kebinekaan, Warga juga harus saling tolong menolong. Saling membantu dan bergotong royong. "Dan jangan lupa, selalu waras," ucap Djarot disambut tawa warga.
"Eh kalau orang Jawa, sehat itu tidak cuma badan. Tapi sehat jiwa. Mangkanya kita bikin jalan santai," sambung Djarot sembari tersenyum. Djarot juga mengingatkan warga DKI Jakarta untuk menggunakan hak pilih, pada 15 Februari 2017. Walau mengaku tidak kampanye, Djarot tetap colongan mempromosikan diri secara tersirat.
"Pilih yang jujur, pilih yang lurus, pilih yang terbukti. Merdeka! Merdeka! Merdekanya dua kali saja. Cukup yang dua," kata Djarat terkekeh. Setelah membuka acara dan berfoto dengan warga, Djarot membuka acara gerak jalan santai tersebut.
Sekira pukul 07.20 WIB, dua anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan, Erico Sutarduga dan Ichsan Soelistio tiba. Warga berlomba-lomba untuk minta foto bersama. "Sabar, tamu utama kita belum datang. Nanti ada pak Djarot," ucap Erico tersenyum walau tampak kewalahan memenuhi permintaan warga, Minggu 5 Februari 2017.
Benar saja, kurang dari pukul 08.00 WIB, calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat datang. "Pak Djarot! Pak Djarot!" teriak warga. Djarot yang naik ke atas panggung langsung berkata, "Saya ke sini bukan kampanye ya. Saya ke sini buat buka acara PDI Perjuangan."
Djarot menjelaskan, acara yang diselenggarakan dalam rangka ulang tahun ke-44 PDI Perjuangan. Sebagai Ketua DPP Bidang Keorganisasian, Djarot berpesan agar seluruh kader tetap menjaga persatuan walau identitas berbeda.
"Kita semua bersaudara, satu bangsa satu tanah air. Tidak membeda-bedakan satu sama lain. Kita harus bersatu," kata Djarot. Tidak hanya berpesan untuk menjaga kebinekaan, Warga juga harus saling tolong menolong. Saling membantu dan bergotong royong. "Dan jangan lupa, selalu waras," ucap Djarot disambut tawa warga.
"Eh kalau orang Jawa, sehat itu tidak cuma badan. Tapi sehat jiwa. Mangkanya kita bikin jalan santai," sambung Djarot sembari tersenyum. Djarot juga mengingatkan warga DKI Jakarta untuk menggunakan hak pilih, pada 15 Februari 2017. Walau mengaku tidak kampanye, Djarot tetap colongan mempromosikan diri secara tersirat.
"Pilih yang jujur, pilih yang lurus, pilih yang terbukti. Merdeka! Merdeka! Merdekanya dua kali saja. Cukup yang dua," kata Djarat terkekeh. Setelah membuka acara dan berfoto dengan warga, Djarot membuka acara gerak jalan santai tersebut.
No comments:
Post a Comment