Pelayanan BTPN Purwokerto tetap berjalan meskipun kantor terbakar
Meski kebakaran meludeskan gedung Bank Tabungan Pensiunan Nasional ( BTPN) Purwokerto Jawa Tengah pada Kamis (9/4) malam, pelayanan kepada nasabah pada Jumat (10/4) ini tetap berjalan.
Pelayanan dilakukan di kantor cabang.
"Untuk sementara, pelayanan tidak bisa dilakukan di cabang utama, untuk sementara akan dilayani di cabang-cabang," ujar Pimpinan Cabang BTPN Purwokerto, Wahidin Tajul Arifin, Jumat (10/4).
Hingga saat ini, Wahidin belum bisa memastikan total kerugian akibat kebakaran yang terjadi pada pukul 23.00 WIB, Kamis malam lalu. Meski begitu, dia memastikan surat-surat berharga dan uang tidak ikut terbakar.
"Surat-surat berharga maupun uang, dalam kondisi aman karena tersimpan di ruang khasanah meskipun gedung bank itu mengalami kebakaran," ucapnya.
Lebih jauh, dia mengemukakan nasabah yang dilayani BTPN Cabang Purwokerto mencapai kisaran tiga ribu nasabah. "Dalam waktu dekat, kami akan menyewa gedung baru di sekitar lokasi untuk pelayanan kepada nasabah," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto, Farid Falatehan mengimbau nasabah BTPN Cabang Purwokerto agar tidak panik.
"Kami minta nasabah BTPN Cabang Purwokerto tidak panik. Karena BTPN itu merupakan bank besar, bank nasional, dengan aset dan jaringan yang sangat kuat," imbaunya.
Sebagai bank besar, katanya, BTPN diwajibkan mempunyai rencana pemulihan bencana atau Disaster Recovery Plan (DRP) atau fasilitas untuk memulihkan data jika terjadi bencana.
Karena itu, Farid meminta nasabah tidak perlu khawatir meskipun nantinya harus pindah kantor untuk sementara waktu.

No comments:
Post a Comment