Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ingin menjaga suhu politik
saat debat ketiga. Ini ia lakukan demi menjaga kedamaian dan ketenangan
warga DKI Jakarta.
"Kita pantau di bawah dan akar rumput, suhu politik sangat tinggi, warga butuh ketenangan, kesejukan, kedamaian jadi kita lebih mengajak paslon lain untuk fokus, bukan malah mengkotak-kotakan," kata Sandiaga, di Mampang Pela, Jakarta Selatan, Minggu 5 Februari 2017.
Cawagub nomor urut tiga ini tak ingin masyarakat terpecah-belah. Sandiaga mengaku akan mempersiapkan debat terkahir dengan baik.
Sandiaga akan menggunakan sejumlah data terkait masalah kependudukan dan kesejahteraan. Sandiaga mengklaim data yang ia miliki adalah data terbaru.
"Kita fokus di program dan siapkan solusi. Insyallah kami dapat mandat bisa men-delivery program-program tersebut," kata dia.
Debat yang akan dilaksanakan pada Jumat 10 Februari mendatang ini akan membahas masalah kependudukan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Selain pemberdayaan perempuan, setiap kandidat juga akan membahas masalah perlindungan anak, antinarkotika, dan kebijakan untuk kaum difabel.
Serupa dengan dua debat sebelumnya, debat kali ini juga akan berlangsung enam segmen. Pasangan calon akan diberi kesempatan jual beli jurus dan gagasan.
"Kita pantau di bawah dan akar rumput, suhu politik sangat tinggi, warga butuh ketenangan, kesejukan, kedamaian jadi kita lebih mengajak paslon lain untuk fokus, bukan malah mengkotak-kotakan," kata Sandiaga, di Mampang Pela, Jakarta Selatan, Minggu 5 Februari 2017.
Cawagub nomor urut tiga ini tak ingin masyarakat terpecah-belah. Sandiaga mengaku akan mempersiapkan debat terkahir dengan baik.
Sandiaga akan menggunakan sejumlah data terkait masalah kependudukan dan kesejahteraan. Sandiaga mengklaim data yang ia miliki adalah data terbaru.
"Kita fokus di program dan siapkan solusi. Insyallah kami dapat mandat bisa men-delivery program-program tersebut," kata dia.
Debat yang akan dilaksanakan pada Jumat 10 Februari mendatang ini akan membahas masalah kependudukan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Selain pemberdayaan perempuan, setiap kandidat juga akan membahas masalah perlindungan anak, antinarkotika, dan kebijakan untuk kaum difabel.
Serupa dengan dua debat sebelumnya, debat kali ini juga akan berlangsung enam segmen. Pasangan calon akan diberi kesempatan jual beli jurus dan gagasan.
No comments:
Post a Comment