Humas Polres Sumenep, AKP Jaiman, dan jajarannya pada Sabtu (14/02/15) kemarin menyita sejumlah barang yang diduga sebagai bahan
pembuat petasan, dari rumah Hafid (55), warga Dusun Toggung, Desa Dasuk
Timur, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep.
"Kami menyita kertas panjang yang diduga sebagai bahan pembuat
selongsong petasan dari lokasi ledakan. Tim dari Polsek Dasuk dan Polres
Sumenep saat ini tengah melalukan olah tempat kejadian perkara (TKP)," katanya
Menurut Humas Polres Sumenep, AKP Jaiman, ledakan itu terjadi di bagian gudang dan dapur rumah korban, yang diduga digunakan untuk meracik petasan. "Bangunan rumah korban ini bagian depan untuk tempat tinggal, dan bagian belakang difungsikan untuk gudang dan dapur. Di gudang inilah ledakan itu terjadi," terangnya.
Jaiman menjelaskan, Ledakan tersebut diduga berasal dari petasan yang diracik oleh korban
akibat ledakan dahsyat tersebut, kondisi gudang hancur. Sedangkan kaca-kaca jendelanya pecah. "Korban langsung dibawa ke rumah sakit daerah untuk mendapatkan perawatan intensif, karena lukanya cukup parah. Kondisi korban yang bernama Hafid, kritis," ungkapnya.
Sebelumnya, warga Dusun Toggung, Desa Dasuk Timur, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep dikejutkan dengan suara ledakan dahsyat dari rumah Hafid (55), warga setempat.
Versi warga, ledakan dahsyat tersebut menelan tiga korban, yakni Hafid (55) dan Juma'ati (45) pasangan suami istri (pasutri), serta Hammad (35) menantu korban. Kondisi terparah dialami Hafid. Tangan kirinya hilang, dan dua kakinya hancur. Sementara Juma'ati mengalami luka bakar di sekujur tubuh. Sedangkan Hammad, luka terkena pecahan kaca.
Racik Petasan, Meledak, Pasutri dan Menantu Luka Parah
Rumah Pembuat Petasan Meledak Satu Orang Tewas
Kena Ledakan Mercon, Dua Tangan Warga Rubaru Hancur
Rumah Pemilik Bondet di Malang Meledak
Tabung Elpiji Meletus, Ibu dan Anak Dilarikan ke Puskesmas
No comments:
Post a Comment