Seperti bulan bulan sebelumnya dan juga tahun sebelumnya , 2015 ini kebakaran juga masih sering terjadi dijakarta, tidak hanya perumahan penduduk yang dilahap oleh sijago merah akan tetapi juga pertokoan dan gedung bertingkat sering jadi sasaran amuk sijago merah.
Mohon maaf telah terjadi salah ketik kabar berita online. sementara itu .... dilain tempat
Jargon semangat perjuangan mahasiswa terdengar membahana di Gedung
Dewi Sartika, Universitas Negeri Jakarta. Siang itu, sebanyak 150
mahasiswa dari perguran tinggi negeri yang berlokasi di Rawamangun,
Jakarta Timur, terbakar semangat patriotismenya saat menyimak
sosialisasi Empat Pilar Republik Indonesia.
Dalam Sosialisasi Empat Pilar Republik Indonesia (Pancasila sebagai
Ideologi Negara, UUD RI Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara dan
Ketetapan MPR, NKRI sebagai Bentuk Negara, dan Bhinneka Tunggal Ika
sebagai Semboyan Negara) tersebut, hadir Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur
Wahid bersama Anggota DPR RI Zainut Tauhid dan Pembantu Rektor III
Sofyan Hanif. Tidak hanya menyampaikan materi sosialisasi, dalam
kesempatan itu Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid juga berbagi cerita
soal pembangunan Indonesia.
"Semua orang kagum pada Lee Kwan Yew karena keberhasilannya membangun
Singapura dari pulau miskin menjadi negara maju seperti sekarang. Dia
memang hebat. Tapi persoalannya, Indonesia tidak terdiri dari satu pulau
seperti itu. Ada ribuan. Sehingga perjuangannya tidak bisa disamakan,"
jelas Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid yang siang itu, Selasa
(31/3/2015), mengenakan busana batik berwarna biru.
Menurut Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, perjuangan membangun
Indonesia tidaklah semudah membalik telapak tangan. Perlu kerja keras
dari setiap elemen, baik pemerintah maupun masyarakat. Ini karena
kemajemukan yang melekat dalam sendi-sendi Indonesia.
Tak pelak, kemajemukan itu, kata Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur
Wahid, membuat iri bangsa-bangsa lain. Saat ia mengenyam pendidikan di
Timur Tengah, banyak kawannya yang memuji kehebatan Indonesia dalam
mempersatukan kemajemukan tersebut.
"Indonesia ini hebat. Kalian punya suku, bangsa, bahasa, dan agama
yang banyak tapi kalian tetap dalam satu kesatuan Indonesia. Sedangkan
kami, bangsa Arab, suku Arab, bahasa Arab, dengan agama mayoritas Islam,
tapi kami terpecah ke puluhan negara," tiru Wakil Ketua MPR RI Hidayat
Nur Wahid.
Dalam acara yang digelar atas kerja sama MPR RI dan Ikatan Mahasiswa
Muslim UNJ tersebut, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid berpesan pada
segenap mahasiswa untuk terus menjaga persatuan tersebut. Caranya adalah
dengan terus menerapkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Dijelaskan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Pancasila adalah
simbol negara yang menjadi lambang persatuan. Pancasila dibentuk para
bapak pendiri bangsa dengan tujuan mempersatukan setiap elemen bangsa.
"Indonesia begitu kaya akan perbedaan. Mari kita kawal terus
persatuan Indonesia," ucap Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid yang
disambut jargon mahasiswa.

No comments:
Post a Comment